Minggu, 27 Juli 2014

FF He's Not For Me

Author : Miss.Okay
Tittle : he's not for me (oneshoot)
genre : school life
rating : 13+
cast : Lee Ji Hyun (OC), Cho Kyuhyun, Lee Donghae
support cast : Song HyuRa (Ji Hyun's friends)

mumpung lagi libur gue iseng bikin FF. biar jadinya jelek tapi harus tetap di publis karena udh capek2 buatnya hehe :D

cerita ini hanyalah sebuah karangan yang dibuat oleh gue sendiri tanpa jiplak ataupun jiplik :v. inspirasi dibagian awal kisah nyata makin ke akhir makin aneh :/, awalnya siih mau bikin kisah hidup sendiri tapi makin kesini ceritanya makin ngawur dan gak sesuai sama yg direncanakan. but i hope you like ;)

WARNING: nama yang digunakan di FF ini hanyalah pinjaman!!!, dan satu lagi di FF saya terdapat koma dan titik yang tidak sesuai ditempat jadi harap dimaklumin dan juga saya udh peringatin dari awal. jika ada yang terinspirasi sama sedikit bagian cerita ini boleh kok bikin yang lebih baik dari cerita yang saya buat dan lebih panjang ^^ *bow

HAPPY READING


Nama ku Lee Ji Hyun, aku adalah gadis berusia 16 tahun yang saat ini bersekolah disalah satu sekolah ternama, termahal, dan terpopular dikorea. Aku tinggal sendiri di Korea karna eomma ku berkerja di China dan appa ku di Jepang.
Dan kalian pasti pernah merasakan cinta pertama saat masih menginjak masa ABG dan begitu juga aku. Cinta pertama di mulai saat aku berusia 13 tahun haha… aku masih sangat kecil saat itu.
aku menyukai seorang namja yang yah… bisa dibilang cukup popular disekolah, aku menyukainya sejak Sekolah Menengah Pertama saat berada di kelas 8 jadi sekitar 3 tahun sudah aku menyukainya, saat ini kami kelas 11. Menakjubkan bukan kami biasa masuk ke Sekolah Menengah Atas yang sama, aku sengaja mencari tahu dimana dia akan melanjutkan sekolahnya jadi kami bisa satu sekolah lagi, walau aku harus sedikit menyogok gurunya untuk menerima aku masuk kesekolah ternama ini karena nilai ku yang bisa dibilang tak akan cukup untuk masuk kesekolah ini.
Cho Kyuhyun nama namja itu, dia tampan, cerdas, tapi sangat brandal. brandal yang ku maksud dia sangat liar, sombong, bermulut pedas, dan suka berbalapan mobil. Walau begitu bagi ku dia adalah namja yang lucu.
“Hey Ji Hyun-ah! apa kau mendengarkan apa yang ku ucapkan sedari tadi?” teriak seseorang disamping ku
“wmo?? Tentu saja HyuRa-ah” HyuRa adalah teman pertama ku saat masuk SMA, dan dia tahu kalau aku menyukai Kyuhyun
“baiklah kalau kau mendengar, ceritakan kembali apa yang ku katakan pada mu!”
“aaaaaaaaaaaaku lupa HyuRa-ah” sebenarnya aku tak mendengarkan apa yang dikatakannya tadi aku sedang memikirkan Cho Kyuhyun, ku dengar dia menjalin hubungan dengan murid dari sekolah lain.
‘aish! Apa Cho Kyuhyun tak tahu perasaan ku! padahal aku sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa aku menyukainya, kurasa pun dia pasti sudah tahu’ pikirku saat pertama mendengar kalau Kyuhyun sudah mempunyai kekasih dan yang tak ku habis pikir bukan kah dia baru putus dengan pacarnya kenapa sudah punya pacaran lagi
“Yak!! Ji Hyun jangan termenung, haa kau pasti memikirkan namja itu. Sudahlah jangan memaksa begitu, namja didunia ini tidak hanya satu cobalah melupakan namja itu dia terlalu playboy kalau menurutku”
“sudah ku coba tapi tetap saja kalau melihatnya jantung ku slalu berteriak ‘Cho Kyuhyun aku mencintai mu!’”
“aish kau saja yang berlebihan, cha kita ke kelas. Ingat! Jangan termenung hanya karena memikirkan namja itu!”
“arraseo Kim HyuRa”

(????????????????????)

>Class<

“Mian aku terlambat” ucap seorang namja yang baru masuk ke kelas padalah pelajaran sudah dimulai dari tadi
“Cho Kyuhyun sudah jam berapa ini? Apa kau tak punya jam dirumah mu”
“tapi songsaenim…”
“jangan memberi alasan macet atau pun sakit perut, kau sudah sering terlambat dan hanya itu alasan mu. Sekarang kau boleh keluar dan jangan masuk ke kelas ku!”
Namja yang terlambat itu hanya menurut dia berbalik lalu pergi meninggalkan kelas, sejujurnya aku tak tega tapi aku juga tak bisa berbuat apa-apa.

(????????????????????)

“kau tak apa?” Tanya ku pada seorang namja yang duduk sendiri di taman sekolah
“aish kau ini untuk apa kesini? Aku sudah punya yeojachingu! Carilah namja lain yang mau menerima mu apa adanya! Kau tahu? Kau bukanlah tipe ideal ku! Aku menyukai yeoja yang cantik, pintar, dan tinggi sedangkan kau hanya kebalikan dari semuanya!”
Ucap namja itu tanpa menatap ku. Ucapannya sungguh menyakiti ku, jika dia tidak menyukai ku haruskah dia mengucapkan alasannya yang begitu menyakitkan?  Apakah dia tak bisa mencari alasan lain yang setidaknya tidak menyakiti ku?
Aku tahu aku yeoja pendiam, jelek, bodoh dan pendek. Tapi setidaknya dia sedikit menghargai ku! Aku langsung pergi dari situ, air mata ku mendesak keluar.
‘aku tak boleh menangis! aku tak boleh menangis!” isak ku dalam hati
“Ji Hyun-ah gwaenchana?” aku melewati HyuRa yang menanyakan keadaan ku
Aku langsung berlalu masuk ke kelas tak memperdulikan semua siswa dan siswi yang melihatku. Sesampai ku dikelas air mata ku pun mengalir dengan derasnya karena sudah ditahan dari tadi, aku tak percaya dia bisa mengatakan itu pada ku
“tak ada namja sekejam itu! Kenapa aku harus menyukai namja seperti dia yang tak pernah menghagai perasaan yeoja, terutama yang menyukainya!” tak ada orang dikelas jadi aku bisa menangis sepuas ku
“jangan menangis!” ucap seorang namja yang baru memasuki kelas. Aku langsung menengadahkan kepala ku, namja itu duduk disamping ku.
“jangan menangis! Air mata mu terlalu berharga, yah walau aku tak tahu kau menangis karena apa tapi yang pasti kau tak pantas menangisinya”
“Donghae-shi” aku segera menghapus air mata ku. Donghae adalah teman ku sejak SMP tapi kami tidak dekat dia berbeda kelas dengan ku dan dia lebih tua dari ku 1 tahun
“jika boleh aku tahu, mengapa kau menangis hmm?”
“aku… aku… tidak bisa memberitahukan mu”
“baiklah, tidak apa”
“hmm Donghae-shi” panggil ku sedikit pelan tapi dia tetap mendengar dan menoleh
“apa menurut mu aku cantik?”
“mwo?? Aaa… hmmm… tentu saja kau cantik” ucapnya sedikit gugup
“kau tidak berbohong?”
“aniyo… wae? Kenapa kau mempertanyakan itu?”
“namja yang kusukai tidak menyukai ku karna aku jelek, pendek, dan bodoh”
“aish siapa namja itu? Apa dia itu namja bodoh. Ji Hyun-ah semua yeoja itu cantik, namja yang menyukai yeoja karna fisiknya dia itu orang paling bodoh!”
“benarkah?”
“ne, tentu saja. Cobalah untuk percaya diri, hwaiting” dia mengakat tangannya memberikan semangat pada ku
“Donghae-shi apa kah kau punya cara agar aku terlihat lebih cantik?”
“ne? hmmm” dia terlihat berpikir
“pulang sekolah nanti, kita pulang bersama kita akan kesuatu tempat” ucapnya setelah berpikir
“kesuatu tempat?”
“ne, kau tak perlu khawatir aku tak punya niat buruk” katanya sambil tersenyum manis, ku rasa aku bisa mempercayainya.
“baiklah” aku tersenyum malu sambil menundukkan wajah ku
“baguslah, kalau begitu aku kekelas ku dulu”
“ne” dia langsung pergi keluar dari kelas ku

(????????????????????)

>Parking<

“mian membuatmu menunggu lama” aku menghampiri Donghae yang sudah menunggu ku diparkiran, aku sedikit menunduk karna tak enak
“ne gwaenchana” ucapnya ramah
“masuklah” lanjutnya sambil membuka pintu mobil
“gomawo” aku langsung masuk kemobilnya
Selama diperjalanan kami hanya diam, aku terlalu malu untuk memulai percakapan mungkin karena ini pertama kalinya kami jalan bersama. Keheningan ini pun hilang saat dia memulai percakapan
“apa kau tak mau bertanya kita akan kemana?”
“ahh ne, kita mau kemana?”
“kita akan kesuatu tempat untuk merubah penampilan mu” ucapnya sambil sekilas melihat ku, aku hanya mengangguk

“cha kita sudah sampai, tunggu sebentar aku akan membukakan pintu” Donghae memutari mobilnya lalu membuka pintu mobil
“gomawo”
“ayo masuk” dia langsung menarik tangan ku mengikuti langkahnya masuk ke suatu tempat yang sedikit ramai
“Young tolong ubah penampilannya” Donghae berbicara dengan seorang yeoja sambil menunjuk ku
“apa dia yeojachingu mu” goda yeoja yang bernama Young itu pada Donghae
“aniyo… dia teman ku” Donghae sedikit malu-malu
“baiklah. Mari duduk disini, siapa nama mu?”
“Lee Ji Hyun”
“baiklah Lee Ji Hyun santai saja tak perlu gugup begitu kau akan bertambah cantik” yeoja ini tersenyum manis pada ku
“kita lepas kacamata ini dulu”
“aniyo” aku menahan tangannya yang berniat melepas kaca mata ku “aku tak bisa melihat dengan jelas tanpa kacamata ku” lanjutku
“tenanglah kita akan memakaikan softlens pengganti kacamata” ucapnya ramah
Aku pun hanya menurut

2 jam kemudian

“Donghae-shi kami sudah selesai”
Donghae pun terbengong melihat ku, entah karena apa mungkin karena aku sedikit berubah
“wow kau tampak berbeda”
“jinja?”
“jangan menunduk seperti itu” Donghae memegang dagu ku mengangkat wajah ku perlahan “nah begini lebih baik”
Aku tersenyum malu entah kenapa aku menjadi sedikit gugup karna Donghae yang terus menatap ku
“hmm kalau begitu kami permisi dulu Young, gomawo” Donghae langsung menarik ku masuk kemobil
“Donghae-shi bukankah kita belum bayar?”
“tenang saja, itu adalah salon ibu ku jadi untuk apa aku membayar”
“ah ne” aku menunjukkan senyun 5 jari ku

(????????????????????)

>next day<

Aku berjalan menuju kelas ku, aku sedikit gugup karna semua siswa melihat ku apa mungkin ada yang aneh di diri ku. aku sudah sampai dikelas aku langsung masuk, sama seperti siswa di luar mereka yang dikelas pun melihat ku bahkan juga siswinya mereka yang tadinya berisik dan saat aku masuk semua nya menjadi senyap tak bersuara.
Aku langsung duduk di bangku ku yang kebetulan dibelakang Cho Kyuhyun, Kyuhyun menoleh kebelakang.
“kau tampak berbeda?” ucapnya sambil tersenyum
Aku tak menjawab, entah kenapa hati ku merasa berbunga-bunga padahal kemarin dia sudah membuat ku patah hati
“apa kau berubah karena aku?” lanjutnya penuh dengan percaya diri
“ani” jawab ku singkat
“jangan berbohong bukankah kau berubah karena ucapan ku kemarin, kau tahu kalau kau seperti ini ku rasa aku mau menjadi namjachingu mu. Mau kah kau menjadi yeojachingu ku Lee Ji Hyun?”
Aq tak percaya bagaimana mungkin dia bisa mengatakan kata-kata yang sering ku impikan dan yang ku pikir tak akan menjadi nyata tapi malah menjadi nyata. Belum sempat ku menjawab Park songsaenim sudah masuk ke kelas
“selamat pagi, hari ini kita kedatangan murid baru. Silahkan memperkenalkan diri”
“annyeong, nama ku Choi Jae Kyong, bangapta”
Murid itu tampak malu-malu, dan sama seperti ku

(????????????????????)

Kriiiiiiiiiinnnnggggg

Bel istirahat pun dibunyikan semua siswa dan siswi dikelas pun mengeluarkan napas legah mereka. Kyuhyun tampak melompat duduk disebelah ku
“kau belum menjawab pertanyaan ku?”
“pe… pertanyaan yang mana?”
“menjadi yeojachingu ku?”
aku berpikir sejenak dan malah termenung teringat ucapannya yang begitu menyakitkan ku kemarin
“Ji Hyun-ah” panggil Kyuhyun yang menyadarkan ku dari renungan ku
“wae?”
“kau lihat anak baru itu, aneh sekali. Kacamata besar, rambut yang diikat dua, tas gendongnya, baju yang dimasukan dan bahkan dia membawa bekal. Itu sangat memalukan, itu sangat bukan tipe ku. berbeda jauh dengan mu, cantik walau dulu kau sama sepertinya tapi yang penting sekarang kau sudah cantik” ucap Kyuhyun panjang lebar
‘jadi Kyuhyun menyukai ku hanya karena aku yang bertambah cantik, dan jika aku menjadi Ji Hyun yang dulu apakah dia akan mendekati ku? atau mungkin dia akan mengatai ku seperti anak baru itu’ batin ku
“Ji Hyun-ah ayolah… mengapa diam, jawab pertanyaan ku karena aku tidak suka menunggu!’
“mi… mian Kyuhyun-ah aku tak bisa, aku tak bisa menjalin hubungan dengan namja yang menyukai ku karena fisik ku. ada yang pernah berkata pada ku ‘namja yang menyukai yeoja karena fisiknya adalah orang yang paling bodoh’ dan aku tidak mau menjalin hubungan dengan orang yang bodoh! Gomawo sudah mau bertanya apakah aku mau menjadi yeojachingu mu, kau membuat satu impian besar ku yang dulu menjadi nyata tapi sekarang aku punya impian besar baru ku yaitu mengungkapkan perasaan ku pada seorang namja yang menyukai ku apa adanya. Lagi pula kau pernah bilang ‘carilah namja yang menerima ku apa adanya’ bukan?” aku pergi meninggalkan Kyuhyun yang bengong mendengan ocehan panjang lebar ku. Sekarang aku sadar aku tahu namja seperti apa yang pantas aku cintai

(????????????????????)

“Donghae-shi” aku melambaikan tangan ku pada Donghae yang menungguku diparkiran
“sudah lama?” tanya ku saat menghampiri Donghae
“aniyo” Donghae berbalik ingin membuka pintu mobil, aku langsung memegang tangan Donghae
Donghae langsung membalikan badannya menatap ku
“aku ingin bicara?”
“bicara saja” senyumnya ramah
“Donghae-shi, aku sudah menolak Kyuhyun”
“mwo? Kenapa kau menolaknya? Bukankah kau berubah untuknya?”
“ne aku tahu tapi aku sadar namja yang benar-benar tapat untuk yeoja adalah namja yang menerima yeoja itu bagaimana pun dia, sedangkan Kyuhyun dia hanya mencintai ku saat aku sudah berubah dan tak lama pun dia pasti bosan dengan ku lalu mencari yeoja lain, namja seperti itu tak pantas ku kejar, bukan? dan Namja yang hanya melihat seorang yeoja karena fisiknya adalah namja yang paling bodoh, benar begitu bukan?”
“ne benar” Donghae tersenyum membelai rambut ku
“dan sekarang aku ingin mengejar namja yang patut ku kejar” aku menggenggam kedua tangan Donghae
“maukah seorang Donghae menjadi namjachingu ku yang menerima ku apa adanya?”
“ahh ne hmm kenapa jadi yeoja yang menanyakan pada ku aish… hmm” Donghae berlutut didepan ku
“mau kah kau menjadi yeojachingu ku Ji Hyun-ah?”
Tanpa basa basi dan pikir panjang aku langsung menjawab
“ne”

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar